Korupsi Waktu Dosen dan Mahasiswa Apakah Masih Ada?
Mendengar kata korupsi, sepertinya pikiran kita langsung tertuju pada para pejabat negara yang berleha-leha dan tidak becus mengurus negara, hingga negara mengalami kerugian dana akibat ulahnya yang semena-mena.
![]() |
Time is Money | Dokpri |
Karena pada artikel kemarin yang berjudul "sajian drama pada second account gen z" terdapat kritik dan masukan dari teman saya, dan ada pula yang merasa tersindir dengan apa yang saya tuliskan. Kali ini mungkin akan lebih kejam. Wkwkwk.
Karena banyak orang yang tidak suka saya panggil kidz, kali ini saya akan mengganti kata tersebut menjadi wir. Lebih singkat, cepat, dan padat. Wir disini berarti (Warga Indonesia Raya). Ok sekarang kita mulai wir.
Dosen dan Mahasiswa sebagai Korupsi Waktu
Saya tidak tahu apakah kita semua pernah melakukan korupsi. Korupsi waktu yang sering terjadi di lingkungan kampus yang melibatkan dosen dan mahasiswa seperti sudah dianggap lumrah oleh kedua belah pihak.
Dosen dan mahsiswa seperti tidak menyadari tentang hal ini, atau mereka sadar tapi diam. Setiap penundaan, keterlambatan, kelalaian jadwal, memiliki potensi menjadi tindakan koruptif yang merugikan efektivitas pendidikan.
Apalagi jika tindakan tersebut dilakukan dengan sengaja. Sudah tertera jadwal mulai kelas perkuliahan jam tujuh pagi (misal), para mahasiswa sengaja berangkat terlambat dengan alasan dosen pasti juga akan datang terlambat.
Begitupula mungkin dari sisi dosen, mereka tahu akan ada mahasiswa yang terlambat jadi dosen tersebut sengaja mengulur waktu mengajar dengan santai. Atau malah dosen hanya ingin bersantai kemudian masuk hanya beberapa menit kemudian selesai.
Walaupun itu terdengar sedikit buruk tapi masih agak mendingan dari pada dosen yang tidak pernah masuk sama sekali, tau-tau sudah UTS, UAS. Setidaknya terdapat asisten dosen jika sudah tau tidak bisa hadir.
Dari pandangan mahasiswa, sayangnya kebanyakan dari mereka juga senang jika dosen tidak dapat hadir dan mengajar.
Daripada mencari dosen di ruang dosen atau memberi kabar lewat WhatsApp, kebanyakan mahasiswa lebih fokus serang lord atau sebagian lagi berdandan dan mengobrol dengan temannya. Hal itu seolah-olah sudah biasa terjadi.
Rahasia Dosen dan Mahasiswa dalam Mengkorupsi Waktu
Tidak ada yang tahu kapan awal mula kejadian korupsi waktu ini terjadi, mungkin saja sebelum negara api menyerang korupsi waktu ini sudah terjadi, bahkan di negeri lain juga ada hal yang serupa.
Tidak ada yang tahu juga mengapa durasi kuliah selalu berubah-ubah, terkadang saat seharusnya perkuliahan dimulai pukul 7 pagi dan selesai pukul 9 pagi, tapi malah dimulai pukul 7:20 kemudian berakhir pukul 8:30. Atau lebih parahnya hanya 15 menit perkuliahan.
Pada saat seperti itu, dosen terkadang berperan seperti pesulap yang dapat memanipulasi waktu, serta dapat muncul dan hilang kapan saja. Sedangkan mahasiswa menikmati pertunjukan tersebut.
Tentu saja, saya yakin dosen memiliki kesibukan yang luar biasa dan butuh waktu untuk bersantai. Tetapi saya juga tidak tahu kapan waktunya dosen untuk bersantai.
Apakah dosen mengambil waktu santai saat terdapat kewajiban mengajar mata kuliah? atau diluar jam itu? Saya tidak tahu. Rahasia tersebut hanya diketahui yang bersangkutan saja.
Sedangkan untuk mahasiswa selalu mempunyai banyak alasan untuk menutupi, seolah dia tidak mengkorupsi waktu. Bahkan ada juga yang tidak peduli tentang itu, mahasiswa lebih memilih tidur tanpa memberikan sebuah alasan kepada dosen.
Terkadang mahasiswa juga sengaja datang terlambat dan sudah menyiapkan alasan yang dikiranya tepat untuk disampaikan kepada dosen. Terkadang dosen memakluminya ada juga yang tidak.
Mahasiswa sebagai pengacau waktu ditambah dosen sebagai pencuri waktu sepertinya menjadi kombo yang menarik.
Ketika Jam Kuliah Menjadi Waktu Singgah
Jam kuliah terkadang hanya menjadi waktu singgah yang digunakan oleh mahasiswa dan dosen untuk sedikit bersantai dari bermacam aktivitas hidup. Jika sementara dan sebentar mungkin tidak masalah.
Saat jam kuliah terkadang ada dosen yang berbagi kisah, namun terkadang ada dosen yang sampai melewati batas hingga jam perkuliahan selesai. Bagi sebagian besar mahasiswa hal ini serin disebut keberuntungan.
Sedangkan singgahnya mahasiswa di kelas terdapat bermacam-macam, ada yang tertidur, ada yang hanya AFK, serang lord part 2, bahkan ada juga yang absensi setelah itu menghilang. Jangan ditiru ya wir.
Terkadang dosen dan mahasiswa mengisi waktu kuliah dengan santai-santai saja tanpa ada materi yang diberikan oleh dosen, dan mahasiswa hanya pasif saja.
Waktu singgah itu bisa saja merupakan strategi mengajar dosen untuk membuat mahasiswa tidak terlalu tegang dalam menjalani perkuliahan. Begitupun juga dengan dosen yang ingin mengimbangi waktu seriusnya dengan waktu santainya.
Di kampus yang seharusnya menjadi tempat pembelajaran gudang pengetahuan serta waktu yang seharusya menjadi sosok penuh arti, kini menjadi korban utama korupsi.
Jika ditanya apakah masih ada korupsi waktu yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa hingga saat ini? Jawabanya adalah, masih ada, bahkan menurut saya jumlahnya masih sangat banyak.
Jangan Asal Menilai Seseorang
Walaupun terkadang ada beberapa dosen dan mahasiswa yang sering mangkir masuk kelas, jangan berprasangka buruk dulu wir. Sebab kita juga tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan.
Dosen dan mahasiswa juga memiliki kehidupannya sendiri, apapun yang mereka lalui pasti terdapat sebab dan akibatnya.
Pikiran dan hati selalu berubah begitu juga lingkungan disekitar kita. Siapa saja bisa sakit dimana saja dan kapan saja. Perubahan pikiran seseorang juga terjadi dengan cepat. Belum lagi ada kejadian mendadak.
Time is money, tapi sepertinya dosen dan mahasiswa sudah memiliki banyak money. Semoga kalian benar-benar memiliki waktu, uang, dan kebebasan. Karena mahasiswa juga butuh kebebasan.
Haduh sepertinya saya sudah mulai harus istirahat, hehe. Sebenarnya masih banyak isi dikepala saya, tapi yasudah lah. Nanti bisa ditambahkan kapan-kapan tulisannya.
Judul tulisan ini terinspirasi setelah saya dan teman mabar saya mengobrol dan menceritakan keluh kesah, kurang lebih satu tahun yang lalu. Wir sehen uns.
Duuuh aku langsung coba ingat zaman kuliah atau bahkan kerja duku apa ada mengkorupsi waktu juga 😔. Terkadang hal2 begini kita anggab sepele ya mas. Mikirnya kalo korupsi itu ya duit . Padahal seremeh waktu pun bisa aja dikorupsi 😔
BalasHapus